| Abstrak/Abstract |
Permasalahan utama dalam produktivitas lahan salah satunya adalah levelling off. Pelandaian atau levelling off merupakan kondisi dimana penambahan input tidak lagi mampu meningkatkan produksi tanaman. Penggunaan pupuk anorganik yang berlebihan mengakibatkan pengurasan hara mikro didalam tanah. Permasalahan levelling off dapat diatasi dengan aplikasi bahan organik berupa humus untuk memperbaiki sifat fisika, kimia, dan biologi tanah. Super Smart Fertilizer (SSF) merupakan teknologi yang mudah, murah, dan cepat untuk menaikkan humus dalam tanah sekaligus mengefisienkan penggunaan pupuk anorganik. SSF berbahan baku utama biochar, kompos, hidrolisat limbah bulu ayam dari industri pemotongan ayam. Super Smart Fertilizer (SSF) ini dirancang layaknya humus alami sebagai pelepas lambat makronutrien dan mikronutrien, pengendali transfer elektron, pengendali kadar air, tempat berkembangbiaknya mikroorganisme tanah, dan peningkatan kadar oksigen dalam tanah. Tujuan umum penelitian adalah pengembangan produk Super Smart Fertilizer (SSF) untuk pengingkatan produktivitas dan kualitas komoditas pangan dan perkebunan. Tujuan khusus penelitian tahun 2024 adalah: 1). Mempelajari pengaruh SSF terhadap hasil dan kualitas teh dan 2). Mempelajari pengaruh SSF terhadap hasil dan kualitas jagung. Penelitian I dan II dengan model komoditas tanaman perkebunan yaitu teh dilaksanakan pada November 2023 – Mei 2024 di UP Pagilaran, PT Pagilaran, Kec. Blado, Kab. Batang, Jawa Tengah, sedangkan penelitian III dengan model komoditas tanaman pangan yaitu jagung dilaksanakan pada Januari – Mei 2024 di RPH Menggoran, BDH Playen, KPH Yogyakarta. Berdasarkan hasil penelitian tahap II dapat disimpulkan bahwa kualitas pucuk teh (klorofil a, klorofil b, dan kandungan katekin) menunjukkan hasil yang berbeda nyata antara perlakuan penggemburan tanah dan klon teh. Penggemburan tanah dan klon teh cenderung menyebabkan respon positif pada kandungan katekin teh. Berdasarkan hasil penelitian tahap II dapat disimpulkan bahwa varietas jagung Pertiwi 6 dan KS-89 Monster mampu berproduksi baik diperlakuan tanpa nitrogen (N0), sedangkan varietas ADV Jago, Bomber R101, Turbo B-59, Si Tampan dan Twinn 1 mampu berproduksi baik di perlakuan pemupukan nitrogen. |