Karya
Judul/Title Smart Disaster Response: Generasi Muda Millennial, Bonus Demografi, dan Banjir Rob di Jalur Pantura Kota Semarang
Penulis/Author
Tanggal/Date 2018
Abstrak/Abstract Saat ini Kota Semarang telah memasuki bonus demografi, yakni fenomena melimpahnya jumlah penduduk usia produktif secara signifikan. Agar tidak berubah menjadi bencana demografi, maka pengelolaan dan pemanfaaatan bonus demografi harus segera dilakukan, khususnya dalam pelibatan pemuda-pemudi di berbagai kegiatan, termasuk pelibatannya dalam merespon persoalan banjir rob di Jalur Pantura Kota Semarang yang hingga kini belum tuntas penyelesaiannya. Pelibatan mereka sangat penting karena posisi mereka yang relatif bebas dari kepentingan politik sehingga dapat melakukan berbagai hal yang berani dan inovatif dalam menyajikan maupun mengkomunikasikan langkah strategis yang akan mereka tempuh untuk membantu menyelesaikan persoalan banjir rob. Dengan memperhatikan hal tersebut, penelitian ini juga sejalan dengan Kebijakan Riset dan Prioritas Riset Universitas Gadjah Mada periode 2010-2020 yang telah ditetapkan oleh Majelis Wali Amanat dan Senat Akademik Universitas Gadjah Mada, yaitu terkait penanganan masyarakat rentan dan penyelamatan lingkungan kritis. Dalam penelitian ini, pemuda masa kini yang hidup di generasi millennial tidak lagi ditempatkan sebagai kelompok rentan ataupun korban (victim), tetapi menempatkan pemuda sebagai survivor (siap berada di garis terdepan dalam penanggulangan bencana). Fokus penelitian ini juga sesuai dengan riset prioritas Lingkungan dan Bencana yang tertuang di Dokumen Rencana Induk Penelitian (RIP) Universitas Gadjah Mada Tahun 2012-2017 maupun prioritas riset nasional khususnya Sosial Humaniora, Kebencanaan, dan Kemaritiman yang menjadi isu aktual sebagaimana yang tertuang dalam dokumen Rencana Induk Riset Nasional (RIRN) tahun 2017-2045. Kajian-kajian mengenai manajemen bencana telah berkembang dari waktu ke waktu. Pendekatan yang dominan selepas Perang Dunia II adalah pendekatan pertahanan sipil untuk penanggulangan bencana yang sepenuhnya dikelola oleh pemerintah (Quarantelli, 1985; Coppola, 2011). Pada dekade 1970-an hingga akhir abad 20, negara masih dominan memegang peranan penting dalam inisiati dan menggerakkan program penanganan bencana dengan didirikannya national disaster management offices di negara-negara berkembang (Bildan, 2003; Sawada & Zen, 2014). Sedangkan pengkajian manajemen bencana di milenia baru, banyak berfokus pada pentingnya peran masyarakat sipil sebab terbatasnya kapasistas negara (Adger et. al., 2005; Aldrich, 2008; Patterson, et. al., 2010; Akeyo, 2010). Terlebih lagi, mencermati tren kajian atas transformasi digital dalam manajemen bencana dalam empat tahun terakhir (Houston, et. al., 2014; De Albuquerque, 2015), maka penelitian ini memposisikan diri sebagai kajian politik atas peran masyarakan sipil utamanya kalangan generasi millenial, yang akrab dengan dunia digital dan bagian dari surplus demografi Indonesia, untuk merespon bencana. Untuk itu, tujuan jangka panjang dari penelitian ini adalah untuk mencetak para pemuda-pemudi sebagai generasi penerus Kota Semarang yang mampu menjadi aktor perubahan (agent of change) sekaligus masyarakat tangguh bencana yang telah melek teknologi informasi dan berani menciptakan inovasi dan melalui berbagai karya kreatif serta memiliki kapasitas yang cepat dan responsif untuk bertindak dan terlibat dalam upaya penanggulangan bencana. Adapun tujuan khusus yang ingin dicapai melalui penelitian ini adalah terintegrasinya semangat pemuda Kota Semarang dengan program pemerintah daerah dalam menyelesaikan persoalan banjir rob sehingga penyelesaian masalah banjir rob menjadi common interest seluruh pihak terkait. Selain itu, tujuan khusus lain yang ingin dicapai adalah terbentuknya kerjasama dalam bentuk joint publication antara Tim Peneliti dengan mitra kerjasama terkait. Untuk mendapatkan pemahaman yang komprehensif, metode riil yang digunakan adalah mix method, yaitu dengan menyajikan dan menganalisis data baik secara kualitatif dan didukung data kuantitatif yang diperoleh melalui analisis Social Network Analysis. Bentuk luaran penelitian ini berupa laporan akhir; draft publikasi jurnal penelitian nasional atau internasional; draft artikel untuk oral presentation di seminar internasional; dan video. Kata kunci: generasi muda millennial, bonus demografi, banjir rob, Jalur Pantura, Semarang
Rumpun Ilmu Ilmu Sosial dan Politik
Bahasa Asli/Original Language Bahasa Indonesia
Level Nasional
Status
Dokumen Karya
No Judul Tipe Dokumen Aksi
111) 38_ Surat Penugasan dan Tanda tangan Kontrak Hibah DosMud - Theresia Octastefani, S_AP_, M_AP_.pdf