| Judul/Title | Psikoedukasi Deteksi Dini Kanker Rongga Mulut dan Kanker Lainnya di Wilayah Gunung Kidul |
| Penulis/Author | Prof. Dr. drg. Juni Handajani, M.Kes., Ph.D (1) |
| Tanggal/Date | 20 2024 |
| Kata Kunci/Keyword | |
| Abstrak/Abstract | Kabupaten Gunungkidul merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Ibu kota kabupaten ini adalah Wonosari, yang terletak sekitar 39 km sebelah tenggara Kota Yogyakarta. Pada tahun 2021, populasi Gunungkidul berjumlah 758.168 jiwa, dengan 374.558 laki- laki dan 383.610 perempuan. Secara geografis, sebagian besar wilayah kabupaten ini berupa perbukitan dan pegunungan kapur, yakni bagian dari Pegunungan Sewu. Kanker diketahui sebagai penyakit kedua penyebab kematian di Dunia, dengan jumlah insidensi sebesar 10,8 Juta kasus kematian. Tahun 2020, insidensi penyakit kanker sebanyak 19 juta kasus. Di Indonesia pada tahun 2020, terdapat 397 ribu kasus baru penyakit kanker dengan angka kematian sebesar 234 ribu orang (Sung et al., 2021). Kanker rongga mulut menempati urutan ke-16 sebagai penyakit kanker terbanyak di dunia, dengan jumlah penderita baru pada tahun 2020 sebesar 377 ribu dan angka kematian sebanyak 177 ribu (Sung et al., 2021). Data angka kejadian kanker di wilayah Kabupaten Gunung Kidul pada tahun 2024 menunjukkan tertinggi di wilayah Kecamatan Wonosari sebanyak 25 pasien, selanjutnya Semanu (18 pasien), Playen (13 pasien), diikuti Ponjong, Nglipar, Karangmojo. Data juga menunjukkan persebaran angka kejadian kanker terjadi di seluruh kecamatan (18 kecamatan) di wilayah Gunung Kidul. Adanya peningkatan angka kejadian kanker rongga mulut dan kanker lainnya di wilayah Kabupaten Gunung Kidul menjadi perhatian penting untuk dilakukan upaya-upaya deteksi dini. Deteksi dini kanker sangat penting untuk meningkatkan efektivitas pengobatan dan memperbesar peluang kesembuhan. Kanker seringkali tidak menunjukkan gejala pada tahap awal, sehingga pemeriksaan rutin dan skrining kanker sangat diperlukan. Psikoedukasi merupakan suatu tindakan yang diberikan kepada individu/keluarga untuk memperkuat strategi koping atau cara khusus dalam mengatasi permasalahan psikologis atau perubahan mental yang dialami oleh individu. Tujuan a. Peningkatan pengetahuan, sikap, perilaku serta keterampilan kader untuk deteksi dini kanker rongga mulut dan kanker lainnya di wilayah Kabupaten Gunung Kidul b. Peningkatan pengetahuan masyarakat tentang kesehatan rongga mulut sebagai upaya deteksi dini kanker rongga mulut |
| Level | Nasional |
| Status |