| Abstrak/Abstract |
Penelitian ini akan mengkaji fenomena persistensi petani pegunungan dalam mempertahankan praktik pertanianpegunungan berkelanjutan di Kecamatan Bulu, Kabupaten Temanggung, Provinsi Jawa Tengah, sebuah wilayah yang menghadapi tekanan dan dinamika geografis serta ekonomi, namun menunjukkan keteguhan dalam mempertahankan sistem pertanian tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hambatan dan strategi bertahan petani dalam mempertahankan pertanian pegunungan, menganalisis peran lima aset penghidupan berdasarkan kerangka SLF, serta merumuskan rekomendasi kebijakan pembangunan yang sesuai dengan konteks lokal. Kerangka Sustainable Livelihood Framework (SLF) digunakan sebagai alat analisis untuk memahami secara menyeluruh bagaimana petani membangun strategi bertahan dalam menghadapi tekanan lingkungan, ekonomi, dan sosial dengan memanfaatkan sumber daya yang ada. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif studi kasus, di mana data diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam terhadap 10 informan kunci, serta Focus Group Discussion (FGD) untuk validasi dan triangulasi data. Selain itu, digunakan pula data sekunder dari sumber resmi seperti BPS, dokumen desa, dan regulasi pertanian. Analisis data dilakukan secara tematik menggunakan bantuan perangkat lunak NVivo untuk mengidentifikasi pola, relasi antar-aset, serta nilai-nilai lokal yang menopang keberlanjutan praktik pertanian. |