Penyuluhan Kesehatan , Pemeriksaan Glukosa Darah dan Kolesterol di Dusun Pereng Wetan, Pereng, Prambanan, Klaten
Penulis/Author
Dr. Dra. Pramudji Hastuti, Apt., M.S. (1); Prof. Dr. Dra. Sunarti, M.Kes. (2); Dra. Tasmini, M.Kes (3); Dra. Prasetyastuti Apt., M.Kes. (4); dr. Arta Farmawati, Ph.D. (5); dr. Ahmad Hamim Sadewa Ph.D (6); Dr. Drs. Ngadikun, M.Biomed. (7); Prof. Dr. dr. Zainal Arifin Nang Agus S.U. (8); Dr.rer.nat. Risky Oktriani, S.Si., M.Biotech., M.Sc. (9)
Tanggal/Date
2015
Kata Kunci/Keyword
Abstrak/Abstract
Penyuluhan maupun pemeriksaan kesehatan di masyarakat secara umum selalu sangat diminati. Walaupun program pemerintah dengan BPJS sudah berjalan, pada kenyataannya masyarakat bukan pegawai negeri masih harus mengeluarkan biaya yang belum tentu terjangkau oleh masyarakat. Selain itu, program BPJS pada kenyataannya sebagian masyarakat masih belum memanfaatkannya oleh karena pengurusan administrasi yang bagi masyarakat dianggap rumit. Oleh karena itu, pengabdian masyarakat dengan pemberian penyuluhan, pemeriksaan kimiawi darah maupun pengobatan gratis masih sangat dibutuhkan oleh masyarakat tertentu terutama di lingkungan yang sosial ekonominya lemah dan taraf pendidikannya menengah ke bawah.
Pada pengabdian masyarakat ini diperiksa 111 orang, laki-laki 48 orang dan perempuan 63 orang dengan rentang umur antara 4 - 87 tahun. Dari 111 orang yang diperiksa, sebagian besar penyakit yang diderita di masyarakat tersebut adalah mialgia (22 orang), diikuti tekanan darah tinggi dan common cold (masing-masing 16 orang). Hanya 4 orang ditemukan mengalami DM. Disimpulkan bahwa dari sejumlah penduduk yang memeriksakan diri pada pengabdian masyarakat ini hanya sekitar 13% yang mengalami sindroma metabolic.