| Abstrak/Abstract |
Penelitian ini menjelaskan tentang penumbuhan antara desa dan wirausahawan atau dikenal sebagai Desapreneur dengan produk unggulan berupa Ceriping Pisang yang akan dikelola perputaran rantai pasokannya melalui badan usaha milik desa atau BUMDes di Desa Karang Tengah, Bantul. Desain Model Tetrapreneur dipergunakan sebagai desain model BUMDes dan terdiri dari Rantai (Chainreneur), Kualitas (Qualitypreneur), Pasar (Marketpreneur) dan Merek (Brandpreneur).
Pengambilan data dilakukan dengan cara pengisian kuesioner kepada empat (4) tipe responden yaitu produsen ceriping pisang, pengurus BUMDes Desa Karang Tengah, Karang Taruna Desa Karang Tengah dan stakeholder yang terdiri dari pemerintah desa Karang Tengah. Beberapa Focus Group Discussion (FGD) juga dilaksankan untuk lebih mendapatka variable yan sesuai agar mendapatkan hasil sesuai dengan yang diharapkan.
Hasil dari penelitian tersebut terdapat beberapa fakta perbaikan dan keberlanjuan diantaranya untuk Rantai (Cainpeneur) terdapat 1 potensi keberlanjutan dan 2 perbaikan dalam proses produksi dan fasilitas; Kualitas (Qualitypreneur) terdapat 3 potensi keberlanjutan, 1 pendukung dan 5 perbaikan dalam permasalahan sumber daya manusia yang tersedia; Pasar (Marketpreneur) terdapat 3 fakta perbaikan dan 1 pendukung dalam menghadapi permintan pasar kemudian Merek (Brandpreneur) terdapat 1 perbaikan yaitu mengenai sosialisasi program dari Pemerintah untuk wirausaha. |