| Abstrak/Abstract |
Desa Kebonalas Manisrenggo merupakan salah satu desa di Klaten, Jawa Tengah yang terletak di sisi selatan lereng Gunung Merapi. Wilayah ini merupakan daerah utama tangkapan hujan dan sumber air yang penting untuk sumber air minum dan irigasi. Kurang lebih 70?ri wilayah ini merupakan area pertanian produktif. Maraknya alih fungsi lahan menyebabkan tangkapan air menjadi berkurang dan menjadikan lahan pertanian pada musim kemarau menjadi sangat kurang produktif. Sebanyak 60% warga yang berprofesi sebagai petani dan buruh tani mata pencahariannya menjadi sangat tidak mencukupi kebutuhan. UGM bersama dengan Pemerintah Desa Kebonalas serta Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Maju Makmur telah membangun desa wisata berbasis perkebunan buah, desa wisata budaya yang menggandeng UMKM, dan keindahan alam untuk wahana wisata edukasi. Wahana ini dirintis sejak 2021 dan telah mendapatkan SK Desa Wisata dari PEMDA Klaten pada 2023.
Permasalahan yang dihadapi BUMDES Maju Makmur saat ini yaitu belum optimalnya ekonomi produktif yang nantinya menjandi penyangga utama Desa Wisata Kabut Kebonalas, utamaya untuk sektor pertanian, perkebunan, usaha UMKM, pembinaan unit kesenian dan pengembangan kemampuan SDM kelompok sadar wisata (POKDARWIS).
Rencana kegiatan yang akan dilakukan meliputi pengembangan desain tata lahan (kebun buah, lahan parkir, lapak pemasaran produk/ UMKM corner dan showroom produk pertanian dan UMKM), pembinaan UMKM dan seni budaya, pelatihan UMKM dan pemasaran berbasis digital, serta packaging produk UMKM. Program ini direncanakan berjalan secara bertahap selama tiga tahun ke depan dengan sinergi antara Universitas Gadjah Mada dan Pemerintah Desa. Diharapkan dengan kegiatan ini akan dapat mewujudkan Desa Kebonalas sebagai Ikon Agrowisata di utara Obyek Wisata Candi Prambanan dan Kawasan jalan tol Yogyakarta – Solo. Luaran yang ditargetkan dalam program pengabdian kemitraan masyarakat ini yaitu berupa publikasi satu artikel pada jurnal nasional terakreditasi, video dokumenter kegiatan pengabdian kepada masyarakat, dan satu artikel pada jurnal pengabdian masyarakat, dan peningkatan jumlah produk BUMDES.
Kata kunci: budidaya, desa wisata, bioentrepreneur, wisata buah, klengkeng
|