Karya
Judul/Title Pendekatan profile texture selama perkembangan dan pascapanen untuk perbaikan transport packging produk hortikultura
Penulis/Author
Tanggal/Date 2019
Abstrak/Abstract Buah tomat (Lycopersicum esculentum Mill) merupakan salah satu jenis sayuran buah yang bersifat klimaterik sehingga mudah rusak karena cepat matang. Buah klimaterik akan menunjukkan peningkatan laju respirasi dan produksi etilen yang tinggi selama pemasakan. Etilen ini sebagai pemicu cepatnya pemasakan buah. Sedangkan Buah terung (Solanum melongena L.) salah satu jenis sayuran buah yang bersifat non klimaterik. Buah non klimaterik tidak menunjukkan peningkatan laju respirasi (rendah) dan tidak memproduksi gas etilen selama pemasakan. Buah tomat dan terong yang berkualitas harus memiliki tekstur yang diinginkan, kenampakan yang baik (bentuk dan warna), dan flavor aroma yang cocok. Berbagai macam buah sayuran memiiliki polisakarida dalam bentuk pektin sangat banyak pada dinding buah. Dinding sel buah memiliki polimer biokimia seperti selulosa, hemiselulosa, dan pektin yang akan terus terdegradasi selama pemasakan. Hal ini akan berpengaruh pada tekstur buah selama pemasakan. Oleh karena itu, untuk meningkatkan kualitas diperlukan studi mengenai profil tekstur dan aktivitas enzim pektinase selama pasca panen. Parameter kematangan buah tomat dan terong dapat dilihat dari warna eksternal dan internal, perkembangan lokulnya, firmness, ukuran, dan perkembangan kutikel. Profil tekstur sebagai karakter tomat dapat berasal dari parameter enzim, asam organik, susut berat, profil pektin, ketebalan lapisan kulit, laju respirasi, dan warna. Parameter yang terpenting lainnya adalah total padatan terlarut dan keasaman, hal ini karena keduanya dapat menentukan kematangan dan kualitas pasca panen buah tomat. Profil tekstur dari tomat dapat diteliti selama pasca panen hingga pematangan. Pengemasan juga berperan penting dalam pengawetan suatu produk hortikultural. Seperti pada buah tomat yang dikemas menggunakan kitosan dan Mentha piperita L lebih tahan lama terhadap serangan mikrobia setelah pasca panen dan selama pemasakan. Pengemasan dan trasnportasi yang baik akan mendukung kualitas dan ketahanan pasca panen suatu produk hortikultura sehingga jenis pengemas yang cocok perlu diteliti
Rumpun Ilmu Teknologi Hasil Pertanian
Bahasa Asli/Original Language Bahasa Indonesia
Level Nasional
Status
Dokumen Karya
No Judul Tipe Dokumen Aksi
12477_UN1_P_III_PIAT_TL_2019_Surat Tugas Penerima Penugasan hibah Pendanaan Penelitian dan Pengabdian Inovasi Agroteknolo Baru.pdfSurat tugas