Abstrak/Abstract |
Adanya pergeseran penyakit dari penyakit menular ke penyakit tidak menular dan baru-baru ini terjadi pandemi menunjukkan bahwa masalah kesehatan masyarakat semakin kompleks. Untuk menyelesaikan permasalahan kesehatan yang kompleks memerlukan kajian determinan kesehatan. Status kesehatan dipengaruhi oleh banyak faktor dan untuk dapat meraih kesehatan optimal diperlukan pendekatan yang holistik dan multilevel, terutama untuk mengatasi faktor risiko.
Perubahan perilaku dan promosi kesehatan merupakan dua strategi di antara beragam cara untuk menyelesaikan masalah kesehatan masyarakat. Dalam mengubah perilaku dan mengimplementasikan promosi kesehatan yang menggunakan pendekatan ekologi, dapat dimulai dari pendekatan individu, kelompok, masyarakat, organisasi sampai dengan pemerintah. Untuk dapat memengaruhi pemerintah perlu upaya advokasi. Kuliah umum ini bertujuan untuk menjelaskan peran advokasi dalam pengembangkan kebijakan yang berwawasan kesehatan.
Advokasi adalah sebuah proses untuk menatalaksana dan berbagi pemahaman secara strategis untuk mengubah atau memengaruhi kebijakan dan praktek yang berpengaruh dalam kehidupan masyarakat. Cara melakukan advokasi dapat melalui lobbying, kampanye, pertemuan, mentranslasi penelitian, edukasi, hingga media advokasi.
Selain cara, dalam kuliah umum ini dijelaskan pula pendekatan advokasi yang meliputi pelibatan pemimpin, membangun kerjasama, mobilisasi kelompok komunitas, meningkatkan kapasitas dan bekerja dengan media massa. Delapan langkah strategi advokasi juga diuraikan, mulai dari identifikasi issues, penetapan tujuan, pengambil keputusan dan pemberi pengaruh, identifikasi oposisi dan hambatan, eksplorasi keterampilan kunci advokasi, aktivitas dan pendekatan, penyusunan pesan yang berkualitas dan mengukur kemajuan. |