Narasumber dalam lokakarya yang berjudul "Sinergi Kebijakan Perlindungan Sosial, Perubahan iklim dan bencana di Indonesia : rancangan, tantangan dan implikasi kebijakannya. dengan topik "Bencana Alam dan Implikasi Sosial - Ekonominya pada Kehidupan Masyarakat" secara daring
Penulis/Author
Dr. Dyah Rahmawati Hizbaron, S.Si., M.T., M.Sc. (1)
Tanggal/Date
9 2022
Kata Kunci/Keyword
Abstrak/Abstract
Dalam lima tahun terakhir, Indonesia telah memasuki momentum kebijakan yang sangat penting dalam ranah perubahan iklim, penanganan bencana, dan perlindungan sosial. Pemerintah Indonesia telah mengembangkan suatu pendekatan baru dalam menyelesaikan masalah sosial-ekonomi akibat perubahan iklim dan bencana dengan menggunakan skema perlindungan sosial, yang disebut kebijakan perlindungan sosial adaptif (PSA). Pemerintah Indonesia telah mengawali distribusi PSA di tahun 2018 dan 2019 melalui pemberian bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) untuk rumah tangga miskin korban bencana erupsi Gunung Sinabung, Sumatera Utara dan gempa bumi di Halmahera Selatan, Maluku Utara. Ide pengembangan kebijakan PSA ini sangat relevan untuk masyarakat Indonesia karena Indonesia rawan dengan perubahan iklim dan bencana alam. Perubahan iklim dan bencana telah mengakibatkan kematian dan kesulitan sosial-ekonomi yang kompleks sehingga kebijakan PSA dianggap mampu menjadi salah satu media untuk mereduksi kompleksitas dampak perubahan iklim dan bencana.
Level
Nasional
Status
Dokumen Karya
No
Judul
Tipe Dokumen
Aksi
1
Surat Tugas PSKK 9 Juni 2022.pdf
Surat Tugas / SK
2
Sertifikat Lokakarya Pembicara 5.pdf
Sertifikat
3
Workshop PSKKUGM 9 Juni 2022 DRH_compressed_compressed.pdf