| Abstrak/Abstract |
Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui pangsa pengeluaran pangan rumah tangga di Kota Yogyakarta, (2) mengetahui angka kecukupan energi rumah tangga di Kota Yogyakarta, (3) mengetahui kondisi ketahanan pangan rumah tangga di Kota Yogyakarta, dan (4) mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi angka kecukupan energi rumah tangga di Kota Yogyakarta. Lokasi penelitian ditentukan dengan metode purposive sampling. Pengambilan sampel rumah tangga menggunakan metode snowball sampling dengan melibatkan 40 rumah tangga. Metode analisis yang digunakan untuk menganalisis data adalah analisis one sample t-test, metode silang Jonsson dan Toole, analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pangsa pengeluaran pangan rumah tangga di Kota Yogyakarta termasuk ke dalam kategori tahan pangan, (2) angka kecukupan energi rumah tangga di Kota Yogyakarta termasuk ke dalam kategori belum tahan pangan, (3) distribusi rumah tangga di Kota Yogyakarta menurut tingkat ketahanan pangan adalah 27,50% rumah tangga tahan pangan, 5,00% rumah tangga rentan pangan, 55,00% rumah tangga kurang pangan dan 12,50% rumah tangga rawan pangan, dan (4) peningkatan jumlah anggota keluarga dan harga beras akan menurunkan angka kecukupan energi rumah tangga di Kota Yogyakarta, sementara peningkatan pendapatan rumah tangga akan meningkatkan angka kecukupan energi rumah tangga di Kota Yogyakarta. |