Karya
Judul/Title Karakteristik Batubara Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan Ditinjau Dari Maseral Dan Geokimia Organik
Penulis/Author EDY NURSANTO (1) ; Prof. Dr.rer nat. Ir. Arifudin Idrus, S.T., M.T., IPU. (2); Dr.Ing. Ir. Donatus Hendra Amijaya, S.T., M.T., IPM. (3); Dr. Ir. Subagyo Pramumijoyo (4); Dwin Deswantoro (5)
Tanggal/Date 2012
Kata Kunci/Keyword
Abstrak/Abstract Maseral pada batubara analog dengan mineral pada batuan atau bagian terkecil dari batubara yang bisateramati dengan mikroskop. Grup maseral terbagi tiga yaitu grup maseral vitrinit/huminit, grup maseralteramati dengan mikroskop. Grup maseral terbagi tiga yaitu grup maseral vitrinit/huminit, grup maseralliptinit dan grup maseral inertitinit. Maseral grup liptinit dan maseral inertitinit pada brown coal dan hardliptinit dan grup maseral inertitinit. Maseral grup liptinit dan maseral inertitinit pada brown coal dan hardcoal mempunyai nama yang sama, sedangkan maseral grup huminit adalah nama pada grup maseral padacoal mempunyai nama yang sama, sedangkan maseral grup huminit adalah nama pada grup maseral pada brown brown coal coal (untuk (untuk hard hard coal coal adalah adalah grup grup maseral maseral vitrinit). vitrinit). Pada Pada batubara batubara dengan dengan rank rank rendah rendah (brown(browncoal), liptinit yang relatif kaya akan hidrogen, mempunyai reflektifitas yang paling rendah. Sementaracoal), liptinit yang relatif kaya akan hidrogen, mempunyai reflektifitas yang paling rendah. Sementarainertinit inertinit yang relatif yang relatif kaya akan kaya akan unsur karbon, munsur karbon, mempunyai reflektifitas yang empunyai reflektifitas yang tinggi. Maseral batubaratinggi. Maseral batubaraKabupaten Tabalong untuk pit daerah Tutupan sebagai berikut: untuk seam 100 terdiri dari HuminiteKabupaten Tabalong untuk pit daerah Tutupan sebagai berikut: untuk seam 100 terdiri dari Huminite68%, Liptinite 5,4% dan Inertinite 25%, untuk seam 200 terdisri dari dari Huminite 80,2%, Liptinite68%, Liptinite 5,4% dan Inertinite 25%, untuk seam 200 terdisri dari dari Huminite 80,2%, Liptinite10,6% dan Inertinite 7,2%, sedangkan untuk seam 300 terdisri dari dari Huminite 84,8%, Liptinite 3,0%10,6% dan Inertinite 7,2%, sedangkan untuk seam 300 terdisri dari dari Huminite 84,8%, Liptinite 3,0%dan Inertinite 10,0%. Geokimia organik pada batubara ditunjukkan dengan diketahuinya distribusi grupdan Inertinite 10,0%. Geokimia organik pada batubara ditunjukkan dengan diketahuinya distribusi grupfungsi CHfungsi CH22, CH, CH33, aromatic karbon, karboksil atau karbonil di dalam bahan organik. Batubara seam Wara, aromatic karbon, karboksil atau karbonil di dalam bahan organik. Batubara seam Wara110 dan 120 terlihat adanya gugus fungsi aromatic, alkanes dan aldehid, sedangkan pada seam Tutupan110 dan 120 terlihat adanya gugus fungsi aromatic, alkanes dan aldehid, sedangkan pada seam Tutupan210 dan Paringin 712 terlihat gugus fungsi amides dan aldehid.210 dan Paringin 712 terlihat gugus fungsi amides dan aldehid.
Rumpun Ilmu Lain-Lain
Level Nasional
Status
Dokumen Karya
No Judul Tipe Dokumen Aksi