Interaksi Meloidogyne incognita dan Fusarium solani pada Penyakit Kuning Lada
Penulis/Author
Dr. Suryanti, S.P., M.P. (1); Prof. Dr. Ir. Bambang Hadisutrisno, DAA. (2); Prof.Dr.Ir. Mulyadi, M.sc. (3); Ir. Jaka Widada, M.P., Ph.D. (4)
Tanggal/Date
2017
Kata Kunci/Keyword
Abstrak/Abstract
Penyakit kuning lada merupakan salah satu penyakit penting pada lada yang mengakibatkan terjadinya penurunan
produksi lada di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Meloidogyne incognita dan Fusarium
solani sebagai penyebab penyakit kuning lada. Penelitian yang dilakukan rumah kasa dan laboratorium. Meloidogyne incognita
dan Fusarium solani diisolasi dari pertanaman lada di Kalimantan Barat. Penelitian dilakukan dengan menggunakan bibit
lada kultivar Natar 1 berumur 5 bulan, dan diinokulasi dengan M. incognita sebanyak 1000 larva stadium 2 dan 50 ml
suspensi mikrokonidium F. solani dengan kerapatan 106/ml. Perkembangan gejala penyakit diamati setiap minggu
selama 5 bulan, dan pada akhir pengamatan dilakukan penghitungan jumlah puru dan populasi M. incognita. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa apabila M. incognita menginfeksi akar dan selanjutnya diikuti dengan infeksi oleh F.
solani, tingkat keparahan penyakit dan persentase tanaman sakit lebih tinggi dibandingkan dengan infeksi oleh F. solani
atau M. incognita secara terpisah. Populasi M. incognita dan jumlah puru akar pada tanaman yang diinokulasi dengan
M. incognita bersama-sama dengan F. solani lebih tinggi dibandingkan pada tanaman yang diinokulasi dengan M. incognita
atau F. solani secara terpisah. Interaksi antara M. incognita dan F. solani dalam menyebabkan penyakit kuning lada adalah
bersifat sinergis.