| Abstrak/Abstract |
Organisme penggangu tanaman (OPT), terutama patogen terbawa tanah menjadi kendala utama dalam produksi bawang merah di Indonesia, termasuk di daerah Kabupaten Kulon Progo. Beberapa upaya pengendalian telah diterapkan oleh petani namun belum dapat mengatasi permasalahan yang ada. Oleh karena itu penelitian “ Implementasi Solarisasi Tanah dalam Pengelolaan Hama pada Tanaman Bawang Merah” perlu dilakukan. Solarisasi tanah dan heat treatment merupakan salah satu teknik pengendalian OPT ramah lingkungan. Tahapan penelitian meliputi diagnosis OPT penting pada lahan petani, uji teknik solarisasi tanah sebelum tanam dengan variasi durasi waktu solarisasi dan pembalikan tanah selama proses solarisasi. Evaluasi terhadap keberhasilan teknik pengendalian yang diterapkan, meliputi populasi OPT penting, terutama nematoda parasite tanaman sebelum dan setelah perlakuan, tingkat insidensi serangan OPT dan aspek agronomi beserta keragaan tanaman. Hasil penelitian diperoleh proses solarisasi dapat meningkat suhu tanah yang berpengaruh terhadap diversitas dan kelimpahan nematoda tanah baik yang bersifat parasit tanaman maupun non-parasit tanaman (termasuk saprofitik, pemakan bakteri/ bacterial feeder, predator maupun pemakan jamur / fungal feeder ).
|