Karya
Judul/Title Implementasi Sistem Informasi Geografis untuk Pemetaan Daerah Rawan Filariasis
Penulis/Author Dr. Marko Ferdian Salim, S.K.M., M.P.H. (1) ; Prof. dr. Tri Baskoro Tunggul Satoto, M.Sc., Ph.D. (2); Prof. dr. Hari Kusnanto Josef SU., Dr.PH. (3)
Tanggal/Date 2016
Kata Kunci/Keyword
Abstrak/Abstract Kabupaten Agam merupakan salah satu daerah endemis filariasis tertinggi di Provinsi Sumatera Barat dengan prevalensi kasus sebesar 12,63 per 100.000. Kondisi lingkungannya terdiri dari pegunungan, dataran rendah, sungai, danau, perkebunan, dan persawahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan penggunaan Sistem Informasi Geografis untuk pemetaan daerah rawan filariasis di Kabupaten Agam. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan sistem informasi geografis. Hasil analisis Average Nearest Neighbour menunjukkan bahwa P-value= 0.000 dan Zscore= -7.099 yang berarti pola sebaran kasus filariasis memiliki kecenderungan berkelompok (clustered). Distribusi kejadian filariasis pada daerah endemis di Kabupaten Agam ditemukan di sekitar area perkebunan kelapa sawit karena sebagian besar penderita bekerja sebagai petani dan buruh pada perkebunan kelapa sawit. Hasil overlay peta penggunaan lahan dan peta topografi menghasilkan informasi tentang zona atau wilayah yang memiliki kerentanan diantaranya yaitu Kecamatan Tanjung Mutiara, Lubuk Basung, IV Nagari, Palembayan, Palupuh, Baso dan IV Koto. Simpulan penelitian ini adalah pola distribusi kejadian filariasis cenderung mengelompok (cluster) yang diketahui melalui penggunaan Sistem Informasi Geografis, pengelompokkan kasus terdapat pada daerah Subang – Subang dan Muaro Putuih.
Level Nasional
Status
Dokumen Karya
No Judul Tipe Dokumen Aksi
1Prosiding_compressed.pdf