| Abstrak/Abstract |
Latar belakang: Salah satu faktor yang menyebabkan penyakit tidak menular (PTM) yaitu pola makan yang kurang sehat. Pola makan sayur dan buah masyarakat DIY masih sangat rendah, yaitu di bawah 10%. Berbagai upaya sebelumnya telah dilakukan seperti menanam sayur di rumah, namun belum berdampak pada perbaikan pola makan buah dan sayur di DIY. Masyarakat Yogyakarta memiliki partisipasi yang tinggi terhadap berbagai program kesehatan yang sebelumnya telah dilakukan. Gerakan Program Keluarga Makan Sehat Sejak Dini (Proklamasi) merupakan program yang akan dikembangkan di masyarakat Yogyakarta dengan menggunakan kekuatan keluarga sebagai motor utama untuk menjalankan program.
Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengimplementasikan program pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan pola makan sehat berbasis social capital.
Metode: Penelitian ini merupakan implementation research dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Program Proklamasi akan dilakukan di kota Yogyakarta, dengan memilih Gondolayu (Kecamatan Jetis) sebagai lokasi intervensi dan Giwangan (Kecamatan Umbulharjo) sebagai lokasi kontrol. Subjek penelitian adalah masyarakat di wilayah Gondolayu dan Giwangan yang telah berusia 18 tahun. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner yang telah diujicoba sebelum dan sesudah intervensi, selain itu data kualitatif akan dikumpulkan selama proses intervensi berlangsung. |