Karya
Judul/Title Gerakan Dusun Tanggap Hipertensi (GDTH)
Penulis/Author Fitrina Mahardani Kusumaningrum, S.K.M., M.P.H. (1) ; Dr. dr. Prima Dhewi Ratrikaningtyas, M.Biotech. (2); Lastdes Cristiany Friday Sihombing, S.Gz., MPH. (3)
Tanggal/Date 2017
Kata Kunci/Keyword
Abstrak/Abstract Latar Belakang: Pada tahun 2015, prevalensi hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Mlati II, Sleman sebesar 81 kasus per 1000 penduduk. Salah satu wilayah kerja Puskesmas Mlati II adalah Dusun Pundong II dengan data kasus hipertensi sebanyak 24 kasus pada bulan Januari – November 2017. Dusun Pundong II memiliki modal sosial berupa semangat kekeluargaan dan gotong royong yang direpresentasikan melalui berbagai kegiatan kemasyarakatan. Hal ini menjadi modal utama yang dapat dimanfaatkan untuk pengendalian hipertensi berbasis pemberdayaan masyarakat. Metodologi: Terdapat 4 tahapan yang dilakukan dalam pengabdian masyarakat di Dusun Pundong II, yaitu melalui analisis komunitas, perencanaan program bersama masyarakat, implementasi program dan evaluasi program. Kegiatan pengabdian masyarakat di Dusun Pundong II melibatkan masyarakat di 4 RT, tokoh masyarakat dan kader dari usia remaja, usia produktif dan lansia. Pelaksanaan kegiatan juga melibatkan mahasiswa sebagai petugas lapangan dan pemrakarsa kegiatan. Kegiatan dilaksanakan mulai bulan Januari hingga November 2017. Hasil: Dari hasil analisis komunitas diketahui bahwa masalah hipertensi menjadi masalah yang dirasakan masyarakat. Peneliti dan masyarakat merencanakan program Gerakan Dusun Pundong II Tanggap Hipertensi (GDTH) yang terdiri dari pendidikan dan pelatihan tentang hipertensi pada kader dan remaja; kegiatan peningkatan aktivitas fisik pada lansia; pengembangan rumah bebas asap rokok; dan gerakan peningkatan konsumsi buah dan sayur dengan pendidikan pengolahan makanan sehat dan gerakan penanaman buah dan sayur. Program mendapat dukungan dari tokoh masyarakat, terutama program rumah bebas asap rokok dan penanaman buah dan sayur dan mendorong seluruh masyarakat Dusun Pundong II untuk mengaplikasikan rumah bebas asap rokok. 2 Kesimpulan: Kegiatan pengabdian masyarakat yang direncanakan bersama masyarakat akan mendorong keberlangsungan program. Dengan memberi ruang pada masyarakat untuk menyampaikan pendapatnya terhadap suatu hal, mendorong masyarakat untuk lebih inovatif dan meningkatkan rasa memiliki program.
Level Nasional
Status
Dokumen Karya
No Judul Tipe Dokumen Aksi
1Laporan Pundong_Damas_Fitrina M_.pdfLaporan penelitian