| Abstrak/Abstract |
Fruit leather merupakan produk olahan buah yang berupa hasil pengeringan bubur buah, bersifat semi basah, awet menjadi alternatif pengolahan buahan tersebut. Fruit leather dapat berasal dari satu buah atau aneka buah. Produk ini juga memiliki ciri kenyal dan flavorful, kandungan lemaknya rendah dan tinggi serat serta karbohidrat cocok sebagai snack. Produk juga mudah untuk disimpan dan dikemas. Pembuatan fruit leather memerlukan kondisi pengeringan pada waktu dan suhu tertentu supaya diperoleh produk fruit leather yang rasa, aroma, tekstur, dan warna yang baik serta tahan lama. Fruit leather dapat berasal dari buah- buahan tropis segar dan puree, parameter yang dapat berpengaruh pada bahan baku antara lain : kadar air, kadar abu, total gula, derajat asam, pH, vitamin C, kadar serat pangan, uji sensoris, dan tekstur. Buah buah yang telah diteliti untuk digunakan sebagai bahan baku fruit leather antara lain buah apel, durian, jambu, belimbing, kiwi, mangga, pepaya, anggur, nanas, pir, dan stroberi. Berbagai macam bahan tambahan dapat berpengaruh pada kualitas fruit leather yang dibuat. Fruit leather perlu dikembangkan di PIAT sebagai alternatif pengolahan buah yang akan dihasilkan dimasa datang sebagai bentuk antisipasi saat kebun buah yang dikelola PIAT hasilnya melimpah. Pada saat produk melimpah, PIAT sudah siap dengan salah satu alternatif pemanfaatan buah yang dihasilkan. |