Karya
Judul/Title Evaluasi HbA1c, hs-CRP, dan indeks massa tubuh pada populasi sehat: Sebuah studi komunitas
Penulis/Author dr. Arum Tri Wahyuningsih, Ph.D., Sp.PK (1) ; dr. Fuad Anshori, M.Sc.,Sp.PK(K). (2); dr. Elizabeth Henny Herningtyas, M.Si., Ph.D. SpPK(K) (3); Dr. dr. Tri Ratnaningsih, Sp.PK(K).,M.Kes. (4)
Tanggal/Date 9 2019
Kata Kunci/Keyword
Abstrak/Abstract Resistensi insulin sebagai penyebab diabetes melitus tipe 2 berhubungan dengan proses inflamasi subklinis. Resistensi insulin bersama obesitas, hipertensi, dan dislipidemia berkontribusi dalam sindroma metabolik, sebuah kondisi yang berkaitan erat dengan peningkatan risiko penyakit kardiovaskular. High sensitivity C-reactive protein (hs-CRP) merupakan penanda inflamasi yang diduga berkaitan baik dengan diabetes melitus tipe 2 dan penyakit kardiovaskular. Banyak penelitian menemukan hubungan antara hs-CRP dengan HbA1c sebagai penanda kendali glikemik pada subjek diabetes melitus. Penelitian ini mengevaluasi hs-CRP, HbA1c, dan indeks massa tubuh (IMT) pada sebuah komunitas dengan subjek sehat. Studi potong-lintang ini merupakan penelitian analitik observasional yang mengevaluasi hubungan antara hs-CRP dengan HbA1c dan IMT. Subjek penelitian adalah semua subjek sehat pada suatu komunitas yang dikumpulkan pada program pengabdian masyarakat dan apabila ditemukan tanda gejala infeksi atau inflamasi yang nyata maka akan dieksklusi. Pengukuran hs-CRP dan HbA1c dilakukan dengan metode high performance liquid chromatography (HPLC) dan enzyme-linked immunosorbent assay (ELISA) secara berturut-turut. Hasil pengukuran dianalisis secara statistik untuk mengevaluasi karakteristik subjek dan menilai hubungan antar parameter yang diteliti menggunakan uji beda dan uji korelasi. Pada 25 subyek yang terlibat, diketahui 96% memiliki nilai HbA1c < 6,5?ngan IMT normal sebanyak 15 subyek (60%) dan sisanya masuk ke dalam kategori overweight. Median kadar hs-CRP didapatkan 2,99 mg/L (0,81-13,74 mg/L) dengan kategori risiko penyakit jantung rendah, hanya 4?ri seluruh subyek penelitian. Tidak didapatkan korelasi antara hs-CRP baik dengan HbA1c (r = 0,35; p = 0,868) maupun dengan IMT (r = 0,37; p = 0,069). Hanya didapatkan 1 subyek yang termasuk dalam kriteria diagnostik, akan tetapi 96% populasi penelitian memiliki hs-CRP yang termasuk ke dalam kategori risiko sedang dan tinggi untuk penyakit jantung. Tidak ditemukan hubungan antara hs-CRP dengan HbA1c dan IMT pada populasi sehat dalam komunitas ini.
Rumpun Ilmu Patologi Klinik
Bahasa Asli/Original Language Bahasa Indonesia
Level Nasional
Status
Dokumen Karya
No Judul Tipe Dokumen Aksi
1Evaluasi HbA1c, hs-CRP, dan indeks massa tubuh pada populasi sehat Sebuah studi komunitas.pdf[PAK] Full Dokumen
2JCOEMPH Vol 2 No 2.pdf[PAK] Halaman Cover
3Sertifikat Akreditasi JCOEMPH (1).pdf
4BUKTI KORESPONDENSI-JCOEMPH.pdf[PAK] Bukti Korespondensi Penulis