| Abstrak/Abstract |
Sensor hiperspektral merekam saluran spektral yang sangat banyak, dengan julat tiap saluran
sempit, yang umumnya beroperasi pada spektrum 400 – 2500 nm. Karakeristik ini dapat
memberikan pola reflektansi spektral obyek yang sangat rinci, yang bertindak sebagai informasi
dasar dalam analisis obyek menggunakan data hiperspektral. Penelitian ini bertujuan untuk
mengkaji penerapan teknik pengambilan endmember berbasis lapangan sebagai masukan untuk
penutup lahan, dan menilai akurasi hasilnya. Algoritma pemetaan yang digunakan adalah
Spectral Angle Mapper (SAM), yaitu dengan membandingkan sudut antara vektor endmembers
dan tiap vektor piksel dalam ruang n-dimensi. Semakin kecil sudut piksel terhadap suatu
endmember maka semakin sesuai piksel untuk masuk kedalam kelas endmembertersebut. Hasil
klasifikasi berupa peta penutup lahan untuk 26 kelas penutup lahan, dengan akurasi keseluruhan
sebesar 60,82% (Kappa 0,52). Secara keseluruhan, utilitas spektrometer lapangan untuk
mengumpulkan endmember berbasis lapangan berpotensi tinggi, namun dampak yang
disebabkan oleh perbedaan waktu akuisisi citra dan kerja lapangan dan resolusi citra masih
menjadi problem. |