| Abstrak/Abstract |
Untuk memberikan layanan transportasi publik yang menghubungkan antara wilayah utara dan selatan
Yogyakarta terdapat usulan pengembangan kereta api perkotaan Tempel – Yogyakarta – Samas dalam Rencana
Induk Perkeretaapian Daerah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Dalam mengembangkan jalur kereta api
tersebut dibutuhkan perancangan teknis infrastrukturnya. Didapatkan hasil analisis perancangan geometrik
untuk jalur kereta api Tempel – Yogyakarta – Samas sepanjang 40,926 kilometer dengan 20,91 kilometer
merupakan jalur kereta api layang dan 19,067 kilometer merupakan jalur kereta api di atas tanah. Pada jalur
kereta api tersebut terdapat 16 tikungan tipe SCS (Spiral-Circle-Spiral) dengan jari-jari rencana sebesar 800
meter. Elevasi jalan rel minimum pada jalur layang adalah 6,8 meter dan 10,55 meter untuk jalur layang pada
stasiun. Alinemen vertikal jalur ini memilik 38 lengkung yang terdiri dari 20 lengkung cembung dan 18
lengkung cekung dengan kelandaian maksimum sebesar 19,9 ‰ atau 1,99 %.
Kata Kunci: perkeretaapian, kereta api perkotaan, analisis geometrik, alinemen vertikal, alinemen horizontal
|