| Abstrak/Abstract |
Susu merupakan bahan makanan yang memiliki nilai gizi yang tinggi, karena mengandung unsur kimia yang dibutuhkan oleh tubuh seperti Kalsium, Fosfor, Vitamin A, Vitamin B, dan Ribolflavin yang tinggi. Susu memiliki kandungan nutrisi yang tinggi, komposisi susu terdiri dari air, laktosa, lemak, protein, dan mineral, namun rentan akan kontaminasi bakteri. Oleh karena itu susu memerlukan pengolahan agar tidak mudah rusak. Olahan susu yang paling disarankan adalah susu Ultra High Temperature (UHT). Susu yang diproses secara UHT dapat mempertahankan nilai gizi lebih baik daripada pengolahan lainnya. Susu UHT disebut juga sterlisasi yaitu susu yang dipasteurisasi dengan menggunakan UHT dengan suhu tinggi (135- 1450C) dalam waktu singkat selama 2-5 detik. Pemanasan suhu tinggi bertujuan untuk membunuh seluruh mikroorganisme (baik pembusuk maupun patogen). Waktu pemanasan yang singkat dimaksudkan untuk mencegah kerusakan nilai gizi susu serta untuk mendapatkan warna, aroma, dan rasa yang relatif tidak berubah, seperti susu segarnya. Field Research Center (FRC) berupaya membuat produk unggulan salah satunya susu UHT dari susu kambing di daerah Kabupaten Kulon Progo dengan menjaga kualitas produk. Namun demikian susu UHT tersebut perlu diuji kulaitasnya. Oleh karena itu kualitas susu UHT produksi FRC perlu diuji kulaitasnya sehingga layak untuk dikonsumsi dalam rangka menjaga kemanan produk pangan asal hewan.
Kata kunci: UHT, Uji Kualitas, Keamanan Pangan, Susu Kambing.
|